Selasa, 22 Mei 2012

PENGERTIAN DASAR BUDHA DARMA TRIRATNA DAN SADHA



APengertian Dasar Budha DarmaTriratna dan Sadha 
  1. Pendiri dan Pembawa Agama Budha

o    Pendiri agama Budha Shidarta “yang cita-citanya tercapai”
o    Putra dari raja Sudhodana Gautama dan Dwi Mahayana (dari kerajaan kecil Kapilawastu)
o    Dilahirkan 563 sM
o    Gelar Shidarta Gautama (Budha, Bhagoua, Sakya Sumba, Sugata, Suaria Siddha dan Tathagata.
    2. Pengertian Dasar Buddha Darma
o    Etimologi: perkataan Buddha berasal “buddha” arti: bangun atau bangkit,dan dapat pula berarti pergi dari kalangan orang bawah atau awam
o    Buddha adalah yang telah mencapai penerangan sempurna
o    Tujuan terakhir agama Budhha ialah mencapai Penerangan sempurna dan menjadi Buddha.
o    Dharma adalah ajaran yang benar ajaran sang buddha
o    Ada tiga kaidah keagamaan bagi agama Buddha yaitu:
a)      Sutra (ajaran yang diajarkan oleh sang Buddha sendiri)
b)      Vinaya (disiplin-disiplin yang diberikan oleh sang Buddha)
c)      Abidharma (komentar-komentar dan diskusi-diskusi tentang sutra dan vinaya oleh para sarjana di zaman-zaman belakangan)
Ketiganya disebut Tripitaka, dan darma itu merupakan satu dari Tri Ratna atau Tiga Mustika agama Budha.
B.   Triratna
Triratna (tiga permata): tiga buah pengakuan dari penganut agama Buddha, seperti syahadat dalam islam:
1)      Buddham saranam gacchami
2)      Dhamman saranam gacchami
3)      Sangham saranam dacchami
Tri ratna harus di ucapkan tiga kali.
                Secara garis besar ajaran Agama Buddha dapat di rangkum dalam tiga ajaran:
- Buddha
a)      Buddha sebagai Pangeran Sidharta
b)      Sebagai petapa Gautama
c)       Periode mendapat penerangn dan menjadi buddha
d)      Pengajaran darma
- Dharma
Dharma : Doktrin atau inti ajaran
1)      Dukha
2)      Samudaya
3)      Nirodha
4)      Marga
- Sangha
Sangha adalah persamuan dari makhluk- makhluk suci
C.   Saddha
Keyakinan yang nyata atau kepercayaan yang benar.
 Keyakinan Buddha:
1)      Sang Hyang Adhi Budha
2)      Para Buddha
3)      Bodhisatwa
o    Pannadhika
o    Saddhadika
o    viriyadhika

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar